-teruntuk sebuah bintangterindah diantara ribuan bintang yang bertabut terang di alam semesta-
mengapa setelah panas selalu ada hujan yang menyejukkan?
mengapa selalu ada tanda titik untuk setiap akhir?
dan mengapa tak pernah ada janji yang terucap dari kayu kepada apai yang menjadikannya tiada?
aku berlalu atas semua pertanyaan itu.
karena hanya satu kata yang bisa kupahami, hanya satu kata yang aku mengerti, dan hanya satu kata yang mampu membuatku cukup jelas mengapa awan selalu menyamarkan keindahan puncak gunung.
yaitu kamu....
seucap kata mengalun indah darimu
terfikir asa indah akan kehidupan masa depan..
namun, selalu saja ada angin yang menyapu untaian debu yang telah tersusun rapi di ujung perapian.
api yang menari elok perlahan menciut.
tak pernah tersampaikan isyarat awan yang mendatankan hujan,
tak pernah tersampaikan pesan es yang menjadikannya gletser.
namun tetap saja, debu telah tersapu angin, kata-kata yang sudah terucap telah sirna.
masa lalu itu hanya kenangan, indah menari di atas bayangan.
tersambut mentari pagi yang menbutuhkan panas dan hujan untuk menciptakan pelangi,
mejikuhibiniu kehidupan....
dimana sosok itu?
sosok yang selalu ada di setiaplangkah kakiku?
sosok yang selalu ada disetiap detak jantungku?
sosok yang selalu ada di sudut waktuku?
engkau ada dimana-mana....
engkau ada di dalam fikiranku,
engkau yang ada di setiap ucapku..
engkau yang ada di setiap mataku terpejam.
engkau ada dimana-mana....
jejakmu yang selalu terdengar di relung hatiku,
suaramu yang selalu terdengar di setiap lamunku,
pesanmu yang selalu mengalir di aliran darahku,
dan sapamu yang selalu menyambut pagiku.
engkau ada dimana-mana....
kecuali dihadapanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar