Lakon Remaja
LIT
Oleh : Viddy AD Daery
SINOPSIS
Di tengah kesemrawutan hukum Di REPUBLIK JOMBROT ,
Lit, pemimpin non-formal dari kaum terpelajar miskin, menantang kekuasaan
semena-mena sistem pendidikan yang mahal dan mencekik rakyat, juga melawan
polisi dan hamba-hamba hukum yang justru mempermainkan hukum.
Tapi, alam selalu
mempunyai hukumnya sendiri.
Tokoh-tokoh :
Lit………………………………19 tahun.
Kepala sekolah………………….45
tahun.
Orang BP 3……………………..35
tahun.
Pemimpin
Gelandangan………..30 tahun.
Pemimpin Satpol
Tramtib………30 tahun
Komandan
Polisi………………..35 tahun
Setting
: latar belakang bentuk sekolah dijepit gedung-gedung tinggi.
Foreground
: kumuh, tumpukan sampah dimana-mana persis di Indonesia.
Tanah-tanah
basah dan becek, tergenang air dan lumpur.
Banyak
lalat beterbangan.
Kucing
dan ayam mengais-ngais sampah.
Kejorokan sangat terasa di mana-mana.
Dinding sekolah dicoret-coret.
Genteng sekolah bocor, piannya ngelingkap, jendela pecah
pokoknya nggak terurus, duitnya Cuma dikorupsi para penggede.
LAMPU GELAP REMANG-REMANG
MEMPERLIHATKAN BENTUK SETTING. LAMPU MENYOROT FOKUS BIDANG-BIDANG KUMUH YANG
HARUS DIPERHATIKAN PENONTON.
MUSIK GEMRENGGENG ANEH,
PENUH SUARA KUCING,LALAT, AYAM DAN SUARA DESAH ORANG BERMAIN SEX. JUGA BICARA
BEREBUT ROKOK.
LAMPU YANG GELAP TIBA-TIBA
MENYOROT TERFOKUS PADA SEORANG REMAJA BERSERAGAM SMU YANG BELEL DAN DITULISI
MACAM2 JUGA BERTAMBAL-TAMBAL, POKOKNYA AMBURADUL, RAMBUTNYA AWUT-AWUTAN.
DIA BERDIRI DAN MENGGUGAT
LIT
:
Kenapa seluruh pelajaran
budi pekerti yang diajarkan sejak SD sampai SLTA tidak berlaku di kehidupan
nyata ?
(
hening …3 menit )
Kenapa seluruh ajaran Kitab
Suci dan teladan para nabi menjadi NOL dalam perjalanan hidup di REPUBLIK
JOMBROT ini ?
(
hening….lampu menyoroti tubuh2 yang teler…)
TIBA2 MUSIK DISKO BERDENTAM…
KAMERA MENYOROT ANAK2 SMU YANG MABOK, MEREKA BANGKIT LALU BERDANSA
RANCAK PAKAI KOREOGRAFI YANG BAGUS, MENGIKUTI IRAMA DISKO, BAGAI DI VIDEOKLIP
MTV DI TVG :
Syair :
Lit,Lit,Lit..kita kawula alit
Lit,Lit,Lit…kita orang kejepit
Jangan lagi menjerit
Jangan lagi mencicit
Mereka tak akan menggubris
Mereka tak akan perduli
Elit kita elit tulalit
Elit kita elit yang sakit
Telinganya congekan
Penuh cureg ambune badheg…baunya nggak ketulungaaaannnn….
USAI DANSA….MEREKA KECAPEKAN…
TIBA-TIBA KEPSEK DAN BP
3 DATANG DAN MENEGUR MEREKA :
KS :
waaaah…waah….diamput tenan
iki….
Ini dia biang rusuh sekolah kita ini
Wis sekolah bolos
terus…
SPP nggak pernah mbayar
Iuran OSIS gak bayar
Iuran komputer gak bayar
Iuran renang gak bayar
Iuran BP 3 gak bayar
Iuran guru udunen gak bayar
Iuran bu guru hamil gak
bayar
Iuran kucing pak guru
ketabrak truk gak bayar
Iuran fotokopi rumus-rumus
gak bayar
Iuran ulang tahun guru
kesenian gak bayar
Iuran tetangga pak guru
kawinan gak bayar
Iuran guru agama naik haji
gak bayar
Iuran guru fisika pindah
rumah gak bayar
Iuran guru baru pesta
tumpengan gak bayar
Iuran kepala sekolah kawin
lagi gak bayar…waaah..wahhh….
Kalian ini kalau MISKIN
JANGAN SEKOLAAAH !!!!
Sekolah sekarang hanya
untuk orang berduit tahu !
Sudah nggak jamannya
lagi sekolah mbayar bolet ! (keterangan: bolet= ubi jalar ).
Lit membantah :
Tapi kenapa di
Malaysia,Brunei,Singapura, Thailand, bahkan di Srilangka yang negara miskin aja
SEKOLAH BISA GRATIS !!!! ?????
KS bingung lholak-lolok gak
bisa jawab.
KS nanya ke BP 3 :
Pak BP 3…gimana jawabannya
nih ?
Kamu kan yang paling bisa ngajarin aku
praktek-praktek pemerasan terhadap orang tua siswa ?
BP 3 membisiki :
wssswssswsss….
KS : Opoooo ???????? Wswswsws…iku opo ????
BP 3 : Whalah bapak ini ah…itu lhooo…wswswswswsw…..
KS :
Oooo yayaya….pemerintah negara-negara asing itu kan memberi subsidi terhadap dunia
pendidikan, goblok !
Pemerintah
kita kan
sudah mencabut subsidi pendidikan, dananya dikorupsi…weeeek….goblok !
BP 3 : Lho pak, yang goblok Bapak !
KS : Heh, lha kok aku yang goblok ?
BP 3 : Ya sudah, yang goblok dan bajingan adalah pemerintah !
LIT : ( bernada sangat marah dan berang )
Kenapa ? Kenapa subsidi kepada anggota-anggota DPR,
uang dinas jabatan menteri dan pejabat-penjabat tinggi justru dinaikkan kok
malah subsidi pendidikan dicabut ????
KS : Lha yo embuh….kok nanyak aku…
BP 3 : Lho pak, jawabannya wswswswswswsws….
KS : Jawabannya wes hewes hewes bablas angine…..
BP 3 : Lho bukan gitu pak….ssst…wewswswswswsws
KS : Oooo, ya supaya kalian
bayar sekolah, gitu aja kok repot !
Lagian
bukankah orangtua kalian selama ini adalah rakyat paling baik di dunia ?
Tapi
sebenarnya berarti rakyat paling bodoh didunia hehehehe….
Lha ya toh….orang
tua kalian bayar tarif listrik yang terus naik, nggak pernah protes.
Tarif telpon
naik, gak penah protes.
Tarif air minum
naik, gak pernah protes.
Iuran sampah
naik, gak pernah protes.
Iuran RT
RW…bayaaar aja.
Iuran
17 agustusan, bayaar aja.
Iuran
lebaran, bayaar aja.
Iuran
natalan, bayaar aja.
Iuran
imlek, bayaar aja.
Iuran
nyepi, bayaar aja.
( Ayo
penonton, kalian kan rakyat yang baik…kalau aku habis omong kalian bilang :
bayaaar aja….ayo mulai…)
Harga
minyak naik, ( penonton : bayaaar
aja…dst )
Elpiji
naik,
Daging naik,
Sayur mayur naik,
Tempe naik,
Onde-onde naik,
Gula nak,
Telur naik,
Susu naik,
Terigu naik,
Sabun
naik,
Odol
naik,
Baju
naik,
Sepatu
naik,
Minyak
rambut naik,
TARIF
NDOLLY naiiikkkk……
Lhoooo…………….
Pokoknya
kami sampai heran, ortu kalian itu manusia apa mayat hidup ?
Naah,
sudah ortu kalian kayak mayat hidup dan penurut kayak kerbau dongok…eeh,kalian
anak-anaknya malah sok jadi PEMBERONTAK….
Lit :
Karena kami
tidak mau seperti orang tua kami yang bodoh dan jahiliyah !!!!!
BP 3 : waah,waah…Pak,anak-anak ini
ngomongnya sudah keblinger ini pak, sudah bernada kiri !
Ini pasti sudah dihasut oleh LSM-LSM kiri itu pak.
Ini sudah masalah politik,pak !
Ini sudah subversib pak, berarti sudah masalah serius ini
pak…
Kita harus lapor ke polisi ini pak….
Mudah-mudahan bisa ditindas lebih kejam dari yang di
Makassar itu pak.
KS : ya setelah ada kasus Makassar polisi
jadi ngeper, reeek…
BP 3 : Kata siapa ? Wong polisi itu ya
preman kok, bedanya Cuma pakai seragam yang dibeli dari uang rakyat.
KS : Ya sudah ayo cepat telpon….
KS dan BP 3 nyari telpon
Ketemu Hp-nya, lalu saling
nyuruh.
KS : ini Hp-nya,kamu aja yang nelpon.
BP 3 : Lho
ya Pak KS toh, orang Bapak adalah kepala sekolah, yang punya wewenang kok….
KS : halaaahhhhhh….kamu juga nggak papa toh,
soalnya kamu lebih pandai bicara….otakmu lebih kancil.
BP 3 : Bapak aja ah.
KS : Kamu aja.
BP 3 : Bapak aja.
KS :
Kamu aja.
BP 3 : Bapak aja.
KS : Kamu aja.
BP 3 : Bapak.
KS : Kamu.
BP 3 : Bapak.
KS : Kamu.
BP 3 : Bapak kamu.
KS : Bapakku ? Bapakku sudah almarhum jeee…lho
ini yok opo sih, kok mbanyol kayak Srimulat aja….tak antemi lho koen…
BP 3 : lho kehidupan kita ini memang
panggung komedi pak, apalagi di Republik Silit ini…malah lebih lucu dari
Srilmulat lho, makanya Srimulat di THR itu bangkrut pak, kalah lucu dari
kehidupan sehari-hari pakk…
KS : Sudah-sudah….katamu ini masalah gawat,
makanya jangan guyon ae…ayo cepat lapor polisi !!!
BP 3 : lha memangnya kenapa kalau bapak KS aja
yang lapor ?
KS : hmmm….aku takut dimintai bayaran eee…soalnya
kata orang, kalau lapor polisi kehilangan anjing, kita malah dimintai ongkos
sebasar kambing…lho lak rugi reek…
Lha
ini bukan soal anjing, ini soal subversi, kita bisa dimintai ongkos
berjuta-juta toh ??
Biayanya itu lebih subversif ketimbang subversinya….ya tooh ?
BP 3 :
Lhaaaaa,bapak ini….kita ini orang kaya, lembaga kaya….wong kita korupsi
gedhe-gedhean kok takut dipalak polisi sejuta dua juta….
KS : Lhooooooooo….itu rahasia, Dul, jangan
diomongkan didepan umum….
BP 3 : halaaah paak, jaman sekarang
korupsi itu dilakukan dari presiden sampai tukang cat, jangan takuuut….lembaga
komisi pemberantas korupsi aja nggak pernah ngapa-ngapain……malah kerjanya juga
korupsi kok.
TIBA-TIBA terdengar suara
gemuruh.
Muncul sekelompok
gelandangan kumal, membawa poster-poster :
BERI KAMI PENDIDIKAN GRATIS
SESUAI PASAL 31 UUD 45
MEGAWATI : PENDIDIKAN GRATIS
ITU MENYESATKAN ! DASAR YANG NGOMONG
GUOBLOK !
Dsbnya.
Yel-yel minta pendidikan
gratis diteriakkan oleh para gelandangan, setelah itu pemimpinnya memberi
isyarat agar diam.
Pimp.Gelandangan/PG : Apa
benar ini kantor Dinas Pendidikan ?
KS dan BP 3 berpandangan
bingung.
KS : Kamu ini guuuooobbloogghk uhuk-uhuk ( sampai batuk ).
Ini SMU NOL BESAR !
Kantor
Dinas Pendidikan itu disana lho, di bawah jembatan sana lho.
PG : Ooooo…itu tadi…ituuu tutup pak, lha pagere dikunci e pak,
digembok pak.
KS : ya iya, tapi kan ada satpam yang jaga.
PG : Nggak ada pak,digembok kok pak, …
KS : Soalnya mereka tahu kalian akan datang berdemo…
PG : tahu dari mana ? wong kami nggak ngomong apa-apa sama mereka
kok…
KS : Tapi kalian kan lapor polisi kan ?
PG : Lha iya toh pak…kan peraturannya begitu,
kalau mau demo, harus lapor polisi dulu….
KS : Ya itu, kalian dibujuki polisi…ya polisinya
sudah nelpon Kepala Dinas Pendidikan, Ndul.
PG : Waah busuk sekali kelakuan orang pinter itu
ya, ulahnya Cuma minteri rakyat, bukan membangun dan memakmurkan rakyat….
KS : Lho, baru tahu toh ? Waaah….guuuoooblok,
makanya kok dalam pemilu ini kalian pilih lagi partaipartai busuk…dasar rakyat
guuuuooobbloookkkkk kelas berrraat !!!!
LIT : Ini memang negeri busuk, bang.
Presiden
busuk, menteri busuk, pejabat tinggi sampai rendah busuk.
Tentara busuk, kyai busuk, pengusaha busuk. Kepala sekolah juga busuk !!!!
KS : Lho kok malah aku diseret-seret dalam kebusukan toh….
BP 3 : Nggak apa-apa pak, nggak apa-apa….
KS : Lho kok nggak apa-apa…
BP 3 : Lebih baik busuk tapi duitnya banyak,
ketimbang bersih tapi bodhoooooooo…
Musik menggema, disko dangdut.
Semua menari rancak dengan koregrafi yang asyik.
Semua menari dan menyanyi koor :
Suk-suk-suk-busssssssssssssssssssuuuuuuuuuuuuuuuuuuukkk….
Ini negeri busuk
Telurnya
busuk-busuk
Tomatnya
busuk-busuk
Katesnya
busuk-busuk
Mangganya
busuk-busuk
Dagingnya
busuk-busuk
Rotinya
busuk-busuk
Airnya
busuk-busuk
Susunya
busuk-busuk
Insert
LIT menyela : hanya SUSUMU yang tidak busuk….
Musik
lagi, Koor lagi :
Suk-suk-suk
bussssssssssssssssuuuuuuuuuuukkkkkkkkk
Presiden
busuk-busuk
Menteri
busuk-busuk
Dirjennya
busuk-busuk
Irjennya
busuk-busuk
Stafnya
busuk-busuk
Satpamnya
Busuk-busuk
Polisi
busuk-busuk
Tentara
Busuk-busuk
Kyai
busuk-busuk
Gurunya
busuk-busuk
Pedagang
busuk-busuk
Pedaging
busuk-busuk
Insert
LIT
: Hanya rakyat yang tidak busuk.
Koor : KARENA
SUDAH BOOOOSSSOOOKKKK!!!
Tiba-tiba
datang rombongan tramtib dengan membawa pentungan, mereka petantang petenteng.
Kepala Tramtib ( Katib ) :
Ada apa ini ? Heh…ada
apa ini ? Apaaa iniiii ada-ada…eh…adakah.. iniiii apa-apa… eeeh…. pokoknya
kalian ini mengganggu ketertiban….ketertiban apa ketiban yooo ? Ketiban lak
kejatuhan….
Wis jangan pringisan…lho
kan aku sendiri ya yang pringisan….yaaakkk hush !!!.lhaaaa iniiii ( menunjuk-mengenali-Kelompok Gelandangan
)
Ini…musuh besarku
ini…kalian ini bisanya Cuma mengganggu kedamaian masyarakat saja too…bikin
rusuh,bikin sampah….lha kalian ini sudah sering kuusir, tak garuk, tak
giepuki…lha kok masih berani unjuk rasa !
Gak kapok-kapok ya
kalian…. ????
LIT maju dan menjendul
kepala Katib.
Lit : Pak, dadi opooooooooooo koen iku,
eta-ete…petentengan kayak wong penting aja.
Kamu itu preman bayaran tahu, kalian lebih sampah
dari para gelandangan yang kalian anggap sampah itu.
Ya
kalian-kalian itu pak yang namanya RAKYAT BUSUK.
Mencari
makan kok dengan cara menggebugi sesama rakyat kecil.
Ingat
pak,kalian juga orang miskin.
Rumah kalian,rumah petak di pingiran kota
toooh,sewanya Cuma Rp 100.000,- sebulan toh ?
Lihat saat ini isteri kalian belum masak nasi
toh…anak kalian kelaparan,tidak bisa sekolah, semua karena pemerasan yang
dilakukan para pemimpin busuk, para elit tulalit.
Tapi kalian malah menjadi kaki tangan orang-orang busuk itu, dan malah
memukuli sesama rakyat kecil yang tertindas. Kalian itu laksana ANJING, tahu !
Kok tega kalian memukuli sesama rakyat, merobohkan rumah-rumah gubug
rakyat, apa kalian nggak bisa membayangkan kalau itu menimpa rumah dan keluarga
kalian sendiri ?
Tiba-tiba Katib terharu
dan menangis.
Anak buahnya ikut
menangis.
Terdengar tangisan
bersahut-sahutan.
Ada yang
hoaaaaaaaaaa…..huuuuuu….haaaaaaaaaoooo…. dsbnya ramai sekali. Memang tangisan
mereka harus berefek lucu tapi serius.
Lit : He , he, he….sudah,sudah, berhenti
menangis !
Tangisan tidak menyelesaikan masalah !
Para pemimpin busuk sudah kebal, tidak akan jatuh
kasihan hanya dengan air mata dan darah rakyat.
Rakyat
sendiri sih yang memang bodoh.
Pemilu itu kan sarana yang demokratis dan merupakan kesempatan untuk
memilih pemimpin yang baik dan menendang pemimpin yang busuk.
Eee lha kok rakyat malah memenangkan partai-partai busuk, dan menelantarkan
partai-partai yang ingin menyelamatkan rakyat.
Itu semua karena rakyat bodoh ! Bodoh terus karena tidak pernah dididik !
Karena sekolah bayarnya mahal ! Padahal seharusnya gratis !!!!
Coba baca UUD 45 !
( tiba-tiba
semua mengeluarkan buku UUD 45 dari sakunya---ya sudah dipersiapkan toooh… )
Lit : Ayo semua membaca Pasal 31….
Semua koor membaca :
1. Setiap warga negara berhak
mendapat pendidikan.
2. Setiap warga negara wajib
mengikuti pendidikan dasar dan pemerntah wajib membiayainya.
3. Pemerintah mengusahakan dan
menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan
ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdasakan kehidupan bangsa…
4.
Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 % dari APBN
dan APBD.
KS : Lho,lho,lho…berarti selama ini pemerintah sendiri melanggar
undang-undang ?
Koor : Wis
suwe rek, kok gek ngerti…
KS : Lho. Berarti aku bodho yo kok gek ngerti ?
Siswa-siswa : Lho wis suwe Pak…
Kami sampek muak
kok….Bapak aja yang kayak badak…..
KS :
Oooo jadi aku ini badak yooo….wis rek, gini aja, aku sekarang sadar, tobat,
pokoknya seperti drama-drama itu lho, orang yang salah akhirnya tobat,
sadar….minta maaf…dan sekarang saya putuskan kalian semua boleh sekolah gratis,
anak-anak !
Lit : Serius tah ?
KS : Lho serius ,anak-anak….aku ini Kepala
sekolah lho, berkuasa memutuskan…
Koor siswa :
Horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee…………………Hidup Pak Kepsek….
BP 3 : Lho Pak! Kok gratis sih…lha kita makan apa
?
Siswa-siswa koor : Taek
iku panganen !
KS marah kepada BP 3.
KS : Memang kamu ini kok yang bikin masalah. Kamu
ini lembaga ekstra ! Tidak resmi,tidak formal,kamu ini calo! Rente !
Siswa-siswa emosi : Ayo
basmi ! Basmi ! Tunjeki ae !
Para gepeng terpengaruh
: Betul, basmi ! Bakar !
Semua mengeroyok BP 3
dan memassa sampai hancur berdarah-darah, bajunya sobek parah.
Lit : Sabar, sabar…jangan main hakim
sendiri,teman-teman….
Tramtib : Gak isok…gak isok…ini dia biangnya sehingga
rakyat kecil tidak bisa menikmati pendidikan ! Ayo bakar !
( semua membakar BP 3 dengan trik diganti
boneka,sosok BP 3 dibakar ).
Api
menjilat-jilat ke atas.
Semua menari
kesurupan diiringi musik disko seram….suara mereka fals mirip hantu haus
darah….
Lirik
:
Kami rakyat bisa seperti zombie
Sabar dan sabar
Meski kalian sakiti
Dan terus kalian sakiti
Namun jika kesabaran habis
Kamipun berubah total
Seperti raksasa Tiwikrama
Kami bisa marah tak terkendali
Jangan salahkan rakyat yang
marah
Karena marahnya akibat ditindas
Berjuta-juta kali
Kalau rakyat sudah mengamok
Yang ada
adalah REVOLUSI !
REVOLUSI !
REVOLUSI !
REVOLUSI !!!!!!!!!
Musik berhenti.
Rakyat teriak-teriak tak terkendali.
Lit
: Kita berRevolusi, tapi jangan
anarki !
Tramtib : Yooo gak
isoookkk….revolusi berarti cabut sampai akar-akarnya ! Ayoooo serbuuu !!!!
Semua
massa menyerbu kota.
Lit meraung-raung menenangkan
massa.
Massa
tak perduli, bahkan ada yang memukuli dan menjongkrokkan Lit ke tanah.
Massa
sudah kesetanan.
Mereka
melempari kota. ( puluhan onde-onde berbungkus plastik dilemparkan ke arah penonton
)
Mereka
membakari kota.
(
Setting gedung-gedung dari kertas dibakar massa ).
Lampu
dimainkan menambah efek kebakaran kota.
Terdengar
sirine meraung-raung.
Muncul
petugas pemadam kebakaran menyemprotkan selang air kemana-mana tapi malah lebih
banyak ke arah penonton, bukan ke arah gedung yang terbakar.
Para
gepeng dihasut tramtib untuk memassa petugas kebakaran. Para petugas pemadam
kebakaran malah digebuki dan dibunuh.
Lit
: Berhenti ! Berhenti ! Pakai akal
sehat !
Jangan menuruti hawa nafsu !
Tapi
perang terus berlangsung.
Maka
datang rombongan polisi menembakkan bedil ke udara.
Semua
terpengaruh, kerusuhan mereda.
Komandan
polisi : Hentikan ! Hentikan !
Menyerahlah
kalian !
Kalau tidak,
akan kami tembak di tempat !
Semua angkat tangan.
Seorang
polisi teler, malah menembak salah seorang : Dor !
Ternyata
yang terkena KS, KS roboh, semua terkejut dan meradang.
Komandan
marah dan membentak polisi teler.
Kopol : He…kamu ini menyalahi
prosedur…waah, bisa dicopot aku nanti….diaamput kamu ini Dul !
Dul
: Sorry Pak !
Kopol : Enak aja
sorry,sorry, ingat kasus Makassar….waaah aku dipecat nanti Dul gara-gara kamu.
Dul
:
Sorrrrrrrrrrrrrrrrryyyyyyyyyyyyyyyyyyyy….pak.
Lit
: He, ini soal nyawa, jangan
main-main !
Dul
: alaaaaaaa di Negeri Jombrot ini,
nyawa sangat murah kok !
Lit
: Pernyataan bapak
SANGAT MENYAKITKAN ! SANGAT MENYESATKAN !
Dul
:
Lhoooooooooo…ada faktanya lho, Nyongg !
Karena pemerintah menelantarkan
rakyat, lalu rakyat yang putus asa bunuh diri, setahun ada sekitar 30
orang…lhooooooo aku polisi kok ya taaaaaaaaaaahuuu
Lalu yang nekad menjadi copet,
maling, garong, rampok, mereka sudah membunuh korban sekitar 170 orang
setahun…lhooooooo aku polisi kok ya taaaaaaaahuuu
Lalu para garong yang digerebeg
polisi lalu lari dan ditembak, jumlah yang mati sekitar 200 orang
setahun…lhooo….aku polisi kok ya taaaaaaaaaaahuuuu
Menurut data CDC dan AGI, 2 juta
nyawa bayi di Republik Jombrot ini
dibunuh per tahun di meja aborsi
Data yang dikutip koran MERDEKA
baru-baru ini, setiap jam ada 2 ibu meninggal karena melahirkan lantaran
kemiskinan dan buruknya fasilitas di Republik Gombal ini
Lalu data ELSAM mencatat 65
buruh TKI mati setiap tahun di Singapura, karena negeri ini nggak bisa ngasih
makan, karena duit negara sudah digarong para pemimpin
Data dari Depkes RI mencatat 35
orang mati per tahun karena HIV AIDS
Waaaah….dataku lengkap nyong !
Belum lagi yang mati karena
berbagai macam penyakit, kecelakaan lalu lintas, kapal laut dan udara, belum
yang mati-mati karena 1001 macam bencana alam yang terjadi tiap hari karena
alam lingkungan dirusak….wooooooo nggak karu-karuan jumlah orang mati di Negeri
Gombal Mukiyo ini…Tapi kok ya jumlah penduduk tetap berjubeeeeel aja…Makanya
aku tinggal melanjutkan upaya PENCIUTAN PENDUDUK hehehehe
Itu semua demi keseimbangan
rasio kepadatan…hahahaha
Komandan Polisi : Sok tahu kamu Dul, daripada sok pinter dan lebih pinter dari aku,
mendingan kamu tak tembak aja duluan !
Dor ! Polisi
Dul mati.
Lit
: Ini apa-apaan ? Apa tidak
ada hukum di negeri ini ? Kok
main bunuh semaunya ????
Komandan Polisi :
hahahaha….hukum ? hukum di Republik Jombrot ini hanya berupa tulisan di
buku-buku dan pidato para pejabat di televisi….pelaksanaannya Nol Besaaar !!!
Dor ! Komandan yang setres menembak satu
gepeng.
Lit
: Tunggu ! Anda polisi!anda penegak
hukum, jangan justru malah menghancurkan hukum !
Kom-pol
: He ! Kamu tidak tahu atau pura-pura bodoh ? Pelanggar hukum di Republik ini
justru polisi, presiden dan para pejabat !
Coba
kamu baca lagi kitab UUD 45 ! Berapa
pasal yang dilanggar mereka ?
Dor ! Satu
siswa mati.
Lit
: Waaah…kalau begini caranya ya
sudah, ayo perang…perang adalah satu-satunya pilihan karena terpaksa….hanya satu kata : Lawaaaan !!!!!!
Siswa
sok pinter : Itu puisinya Wiji Thukul ya Lit ?
Siswa
dan gepeng : Waaah, taek koen iki, sudah perang aja….serbuuuuu !!!!!!!!
Perang ramai.
Semua saling bunuh. Polisi lawan
massa.
Semua mati, tinggal Lit yang
hidup meski luka parah.
Dengan tertatih-tatih menahan
luka, Lit menggugat negeri Gombal ini dengan puisi protes :
Dipimpin para pemimpin pengkhianat
Minyak berkhianat kepada rakyat
Air berkhianat kepada rakyat
Hutan berkhianat kepada rakyat
Gunung berkhianat kepada rakyat
Beras berkhianat kepada rakyat
Gula berkhianat kepada rakyat
Udara berkhianat kepada rakyat
Transportasi berkhianat kepada rakyat
Telekomunikasi berkhianat kepada rakyat
Rumah berkhianat kepada rakyat
Listrik berkhianat kepada rakyat
Batu berkhianat kepada rakyat
Pupuk berkhianat kepada rakyat
Sayur mayur berkhianat kepada rakyat
Buah-buahan berkhianat kepada rakyat
Daging Berkhianat kepada rakyat
Roti Berkhianat kepada rakyat
Sekolah berkhianat kepada rakyat
Buku-buku berkhianat kepada rakyat
Guru-guru mata duitan berkhianat kepada rakyat
Ulama-ulama gila hormat berkhianat kepada rakyat
Hakim-hakim bajingan berkhianat kepada rakyat
Polisi-polisi pemeras berkhianat kepada rakyat
Politisi-politisi badak berkhianat kepada rakyat
Cendekiawan-cendekiawan gila jabatan berkhianat
kepada rakyat
Rakyat yang bodoh berkhianat kepada KEHORMATANNYA
SENDIRI !
Lit berjalan terseok-seok menuju
penonton
Sorot lampu mengiringi
Baunya menyebar harum
Lalu hilang di kerumunan
penonton / lampu kian kabur
( Musik prihatin mendenging ngilu )
SELESAI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar